Brown noise (derau cokelat) adalah derau yang energinya turun sekitar 6 dB setiap oktaf, lebih cepat daripada pink noise. Hasilnya adalah gemuruh yang dalam dan hangat. Banyak orang dengan tinnitus bernada tinggi memilihnya karena brown noise menyamarkan dengingan tanpa menambahkan desis tajam, baik untuk tidur maupun untuk bekerja.
Apa itu brown noise
Namanya bukan berasal dari warna, melainkan dari gerak Brown (Brownian motion), pola acak yang dipakai untuk menghasilkannya. Sebagian besar energinya berada di nada rendah, sehingga terdengar seperti air terjun dari jauh, ombak besar, atau dengung pesawat di kabin. Dibandingkan white noise, nada tingginya jauh lebih sedikit.
Mengapa brown noise membantu menyamarkan tinnitus (dan apa yang tidak dilakukannya)
Suara latar yang stabil mengurangi kontras antara keheningan dan dengingan. Brown noise melakukannya dengan lembut: suara ini mengisi ruang tanpa menjadi pusat perhatian, sehingga banyak orang tidak lagi menyadarinya setelah beberapa menit. Penelitian khusus tentang brown noise dan tinnitus masih sangat sedikit; popularitasnya lebih banyak berasal dari pengalaman pengguna. Brown noise tidak menghilangkan tinnitus, dan tinjauan Cochrane 2018 menyebut bukti terapi suara secara umum masih terbatas.
Siapa yang biasanya menyukai brown noise
- Orang dengan dengingan bernada tinggi yang merasa white noise terlalu tajam.
- Orang yang mudah terbangun dan butuh suara yang tidak mengganggu.
- Pekerja yang butuh suara latar untuk fokus, lihat tinnitus saat bekerja.
Cara memakainya di aplikasi
- Pilih Brown noise (derau cokelat) di kategori derau berwarna. Termasuk Premium, dengan uji coba gratis 3 hari di paket tahunan.
- Jika ingin, tambahkan nada pada frekuensi tinnitus Anda dengan volume sangat pelan.
- Atur volume sedikit di bawah dengingan.
- Pasang timer tidur atau biarkan berjalan sepanjang malam. Suara berhenti sejenak saat ada panggilan telepon dan kembali sendiri setelahnya.
Brown noise dibandingkan suara lain
| Suara | Karakter | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Brown noise | dalam dan bergemuruh | dengingan tinggi, fokus |
| Pink noise | lembut dan seimbang | malam panjang |
| White noise | desis terang | malam pertama, gratis |
FAQ
Apakah brown noise membantu tinnitus?
Banyak orang dengan dengingan bernada tinggi merasa brown noise membuat tinnitus kurang terasa dan lebih nyaman didengar daripada white noise. Penelitiannya masih sedikit, dan brown noise tidak menghilangkan tinnitus.
Apakah brown noise lebih baik daripada white noise untuk tinnitus?
Bagi yang merasa white noise terlalu tajam, sering kali ya. White noise menutupi nada tinggi lebih kuat, sedangkan brown noise lebih lembut. Tidak ada pemenang untuk semua orang: coba keduanya.
Apakah brown noise bisa memperburuk tinnitus?
Pada volume sedang, tidak ada bahaya yang dilaporkan. Suara yang terlalu keras bisa terasa mengganggu. Jaga volume di bawah dengingan dan hentikan jika muncul nyeri atau rasa tidak nyaman.
Bisakah saya memutar brown noise sepanjang malam?
Bisa. Aplikasi memutarnya dalam loop native tanpa jeda, juga saat layar terkunci, atau dengan timer tidur yang mengecilkan suara perlahan.
Tinnitus Relief App bukan alat kesehatan. Periksakan diri ke dokter THT jika tinnitus muncul tiba-tiba, hanya di satu telinga, berdenyut seirama detak jantung, atau disertai penurunan pendengaran, pusing berputar, atau nyeri telinga. Aplikasi tersedia di halaman download.
Sumber
- Sereda M et al., Cochrane Review 2018, Sound therapy for tinnitus: https://doi.org/10.1002/14651858.CD013094.pub2
- NIDCD (National Institutes of Health), “Tinnitus”: https://www.nidcd.nih.gov/health/tinnitus
- Alodokter, “Tinnitus”, diperbarui 2025: https://www.alodokter.com/tinnitus

